Buka Setiap Hari. Sebaiknya konformasi dulu sebelum datang.
CP Telepon/SMS Watsapp: Ibu kunarti 0856-0214-2221 atau Pak Didit Sofyan 0852-2735-7992

Jumat, 22 Februari 2013

Manfaat Bekam


Bekam : sudah tidak diragukan lagi manfaatnya. Warisan Rasulullah ini seakan sudah terlupakan oleh ummat Islam dalam pengobatan. Mereka lebih percaya pada teori barat dan obat obat kimia yang tidak semuanya baik. Bahkan semuanya cenderung mempunyai efek samping. Lain halnya dengan bekam tidak mempunyai efek samping sama sekali.
Para peneliti Muslim diantaranya Prof.DR. Faiz Hakim, Specialis Bedah dan Prof DR.Muhammad Nabil Syarif, Phd bidang Farmasi, meneliti keadaan darah bekam. bisa Anda saksikan dalam video berikut ini :
 



WAKTU BERBEKAM
Sebaiknya berbekam dilakukan pada pertengahan bulan , karena darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (darah sedang pada puncak gejolak). Anas bin Malik radhiallaahu 'anhu menceritakan bahwa : "Rasulullah SAW biasa melakukan hijamah pada pelipis dan pundaknya. Ia melakukannya pada hari ketujuhbelas, kesembilanbelas atau keduapuluhsatu." (Diriwayatkan oleh Ahmad).
Pemilihan waktu bekam adalah sebagai tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit. Adapun untuk pengobatan penyakit, maka harus dilakukan kapan pun pada saat dibutuhkan. Dalam hal ini Imam Ahmad melakukan bekam pada hari apa saja ketika diperlukan.
Imam asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar, bahwa berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan. Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan berat 2-3 jam sebelumnya.
  1. Dari Abu Hurairah radhiallaahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berbekam pada hari ke-17, 19 dan 21 (tahun Hijriyah), maka ia akan sembuh dari segala macam penyakit.” (Shahih Sunan Abu Dawud, II/732, karya Imam al-Albani)
  2. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallaahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda: “
Sesungguhnya sebaik-baik bekam yang kalian lakukan adalah hari ke-17, ke-19, dan pada hari ke-21.” (Shahih Sunan at-Tirmidzi, Syaikh al-Albani (II/204))
  1. Dari Anas bin Malik radhiallaahu 'anhu, dia bercerita: ” Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam biasa berbekam di bagian urat merih (jugular vein) dan punggung. Ia biasa berbekam pada hari ke-17, ke-19, dan ke-21.” (HR, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, sanad shahih)
  2. Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: “Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: ‘Berbekamlah pada hari ke-17 dan ke-21, sehingga darah tidak akan mengalami hipertensi yang dapat membunuh kalian’.” (Kitab Kasyful Astaar ‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami (III/388))
Ibnu Sina di dalam kitabnya Al-Qaanun mengatakan : “Diperintahkan untuk tidak berbekam di awal bulan karena cairan-cairan tubuh kurang aktif bergerak dan tidak normal, dan tidak diakhir bulan karena bisa jadi cairan-cairan tubuh mengalami pengurangan. Oleh karena itu diperintahkan melakukan bekam pada pertengahan bulan ketika cairan-cairan tubuh bergolak keras dan mencapai puncak penambahannya karena bertambahnya cahaya di bulan”.

Penyakit apa saja yang dapat diobati dengan bekam?
Thomas W. Anderson telah menulis sebuah buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Methode. Beberapa di antara penyakit yang berespon cukup baik dengan Terapi bekam adalah Hipertensi, hiperuricemia (Gout/Pirai), hiperkolesterolemia, stroke , parkinson, epilepsy, migrain, vertigo, gagal ginjal, varises, wasir (hemoroid), dan semua keluhan sakit (rematik, ischialgia/sciatica, nyeri pinggang bawah), penyakit darah (leukemia, thalasemia), tinnitus, asma, alergi, penyakit sistem imun (SLE, HIV), infeksi (Hepatitis, elefantiasis), Glaukoma, Insomnia, enuresis/mengompol, mania, skizofren dan trans (gangguan sihir/jin), dll. Begitu juga bekam untuk kesuburan (fertilitas) dan kecantikan (menghilangkan jerawat, komedo, vitiligo, menurunkan berat badan, dll).
Apakah terdapat kontraindikasi efek samping yang terjadi akibat bekam? Orang dalam kondisi seperti apa yang tidak boleh dibekam?
Pada beberapa kasus dimana syarat pembekaman kurang terpenuhi, kadang-kadang muncul efek samping berupa mual/muntah (jika terlalu dekat jaraknya dengan makan/<2jam setelah makan), lemas (jika pembekaman terlalu banyak titik), keluarnya bula/gelembung (jika pembekaman terlalu lama dan kekuatan pompa terlalu kuat). Adapun jika dilakukan sesuai “aturan main” maka efek samping tersebut jarang sekali terjadi.
Orang yang ditunda pembekamannya adalah : Wanita hamil (pada daerah perut dan punggung bawah), wanita menstruasi dan nifas, orang yang sedang mengkonsumsi obat pengencer darah, sedang cuci darah, baru melakukan donor darah, penderita dengan kondisi yang sangat lemah dan tekanan darah sangat rendah, serta orang yang sedang kelaparan/kenyang/gugup (fobia)
Siapa saja yang boleh dibekam? Dan kisaran usia berapa?
Semua orang bisa dibekam pada kisaran umur 4 tahun keatas, yang penting pasiennya bisa kooperatif. Pada orang tua yang sudah renta, ibu hamil dan anak-anak pembekaman dilakukan dengan hati-hati, dengan sayatan yang tipis, tekanan kop yang ringan dan titik bekam yang terbatas.


Selasa, 12 Februari 2013

AT THIBBUN NABAWI

Pengobatan At-Thibbun Nabawi
BUKAN Pengobatan Alternatif
Keberadaan berbagai penyakit termasuk sunnah kauniyyah yang diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Penyakit-penyakit itu merupakan musibah dan ujian yang ditetapkan Allah Subhanahu wa Ta'ala atas hamba-hamba-Nya. Dan sesungguhnya pada musibah itu terdapat kemanfaatan bagi kaum mukminin. Shuhaib Ar-Rumi radhiallahu 'anhu berkata: “Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِن، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَ رٌٌْ، وَلَ سٌَْ ذَلِكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِن، إِنْ أَصَابَهُ سَرَّاءٌ شَكَرَ، فَكَانَ خَ رًٌْا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَهُ ضَرَّاءٌ صَبَرَ فَكَانَ
خَ رًٌْا لَهُ
“Sungguh mengagumkan perkara seorang mukmin. Sungguh seluruh perkaranya adalah kebaikan. Yang demikian itu tidaklah dimiliki oleh seorangpun kecuali seorang mukmin. Jika ia mendapatkan kelapangan, ia bersyukur. Maka yang demikian itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa kesusahan, ia bersabar. Maka yang demikian itu baik baginya.” (HR. Muslim no. 2999)
Termasuk keutamaan Allah Subhanahu wa Ta'ala yang diberikan kepada kaum mukminin, Dia menjadikan sakit yang menimpa seorang mukmin sebagai penghapus dosa dan kesalahan mereka. Sebagaimana tersebut dalam hadits Abdullah bin Mas„ud radhiallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ صٌُِ بٌُْهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلاَّ حَطَّ اللهُ بِهِ سَ ئٌَِّاتِهِ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا
“Tidaklah seorang muslim ditimpa gangguan berupa sakit atau lainnya, melainkan Allah menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya.”
(HR. Al-Bukhari no. 5661 dan Muslim no. 6511)
Di sisi lain, sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta'ala menurunkan penyakit, Dia pun menurunkan obat bersama penyakit itu. Obat itupun menjadi rahmat dan keutamaan dari-Nya untuk hamba-hamba-Nya, baik yang mukmin maupun yang kafir. Rasulullah saw bersabda dalam hadits Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, yang artinya :
“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan untuk penyakit itu obatnya.”
(HR. Al-Bukhari no. 5678)
Abdullah bin Mas‟ud radhiallahu 'anhu mengabarkan dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam:
“Sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan penyakit kecuali Dia turunkan pula obatnya bersamanya. (Hanya saja) tidak mengetahui orang yang tidak mengetahuinya dan mengetahui orang yang mengetahuinya.” (HR. Ahmad 1/377, 413 dan 453. Dan hadits ini dishahihkan dalam Ash-Shahihah no. 451)
Jabir radhiallahu 'anhu membawakan hadits dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam:
اٍ وَ اٌ، فَإِذَ صِيْبَ وَ اُ لاَّ د اِ بَرَ بِإِذْنِ عَ لاَّ وَجَللاَّلِكُلِّ “Setiap penyakit ada obatnya. Maka bila obat itu mengenai penyakit akan sembuh dengan izin Allah Subhanahu wa Ta'ala.” (HR. Muslim no. 5705)
Al-Qur`anul Karim dan As-Sunnah yang shahih sarat dengan beragam penyembuhan dan obat yang bermanfaat dengan izin Allah Subhanahu wa Ta'ala.
PelatihanSehingga MESTINYA KITA TIDAK TERLEBIH DAHULU BERPALING DAN MENINGGALKANNYA UNTUK BERALIH KEPADA PENGOBATAN KIMIAWI YANG ADA DI MASA SEKARANG INI. (Shahih Ath-Thibbun Nabawi, hal. 5-6, Abu Anas Majid Al-Bankani Al-„Iraqi)
Karena itulah Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullahu berkata: “Sungguh para tabib telah sepakat bahwa ketika memungkinkan pengobatan dengan bahan makanan maka jangan beralih kepada obat-obatan kimiawi .
Ketika memungkinkan mengkonsumsi obat yang sederhana, maka jangan beralih memakai obat yang kompleks. Mereka mengatakan: „Setiap penyakit yang bisa ditolak dengan makanan-makanan tertentu dan pencegahan, janganlah mencoba menolaknya dengan obat-obatan‟.” Ibnul Qayyim juga berkata: “Berpalingnya manusia dari cara pengobatan nubuwwah seperti halnya berpalingnya mereka dari pengobatan dengan Al-Qur`an, yang merupakan obat bermanfaat.” (Ath-Thibbun Nabawi, hal. 6, 29)
Dengan demikian, TIDAK SEPANTASNYA SEORANG MUSLIM MENJADIKAN PENGOBATAN NABAWIYYAH SEKEDAR SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF. JUSTRU MENJADIKANNYA SEBAGAI CARA PENGOBATAN YANG UTAMA .
karena kepastiannya datang dari Allah swt lewat lisan Rasul-Nya . Sementara pengobatan dengan obat-obatan kimiawi kepastiannya tidak seperti kepastian yang didapatkan dengan thibbun nabawi. Pengobatan yang diajarkan Nabi saw diyakini kesembuhannya karena bersumber dari wahyu. Sementara pengobatan dari selain Nabi kebanyakannya dugaan atau dengan pengalaman/ uji coba. (Fathul Bari, 10/210)
Namun tentunya, berkaitan dengan kesembuhan suatu penyakit, seorang hamba tidak boleh bersandar semata dengan pengobatan tertentu. Dan tidak boleh meyakini bahwa obatlah yang menyembuhkan sakitnya. Namun seharusnya ia bersandar dan bergantung kepada Dzat yang memberikan penyakit dan menurunkan obatnya sekaligus, yakni Allah swt . Seorang hamba hendaknya selalu bersandar kepada-Nya dalam segala keadaannya. Hendaknya ia selalu berdoa memohon kepada-Nya agar menghilangkan segala kemudharatan yang tengah menimpanya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: “Siapakah yang mengijabahi (menjawab/ mengabulkan) permintaan orang yang dalam kesempitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan (siapakah) Dia yang menghilangkan kejelekan?” (An-Naml: 62)
Sungguh tidak ada yang dapat memberikan kesembuhan kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala semata. “Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku.” (Asy-Syu‟ara`: 80)
PRINSIP PENGOBATAN ISLAMI
1. Prinsip Keyakinan; yaitu berkeyakinan bahwa yang menyembuhkan adalah Allah, sehubungan dengan itu dalam merawat pasien hendaknya secara baik dan sesuai syariat Islam (Al Quran & As-Sunah)
2. Menggunakan obat yang halal dan baik, tidak sekali-kali menggunakan bahan yang haram atau
bercampur dengan bahan yang haram.
3. Prinsip pengobatan tidak membuat mudharat (bahaya) , dengan tidak mengakibatkan kerusakan apalagi hingga menjadi kecacatan tubuh, terkecuali bila sangat darurat dan tidak ada pengobatan lain selain dengan menggunakan itu.
4. Pengobatan tidak berbau tahayul, khurafat & bid’ah
5. Prinsip mencari yang lebih baik berdasarkan kaedah Islam & ilmu perobatan 6. Mengambil sebab melalui ikhtiar serta tawakal serta selalu berikhtiar mencari yang terbaik

Sabtu, 22 September 2012

Alamat dan Kontak Rumah Bekam Muslimah Yogyakarta

Alhamdulillah kini Bekam Muslimah Yogyakarta telah melayani bekam di daerah Jogja. Juga telah dilengkapi dengan alat sterilisasi otomatis. Hal ini untuk memudahkan dan menjaga keamanan untuk layanan kepada pelanggan. 
Biaya cukup terjangkau, untuk 5 titik pertama cukup Rp50 rb saja, sedangkan untuk tambah titik hanya dikenakan biaya 5 rb per titik. Untuk facial dengan totok wajah hanya Rp40rb, sedangkan bila ditambah setrika wajah cukup Rp60rb saja. 
Tidak perlu repot repot pergi ke salon atau tempat bekam, cukup panggil kami, insya Allah  kami datang. 



Rumah Bekam Muslimah Yogyakarta
Alamat : Jl. Parangtritis KM 3, Kampung Salakan Kidul, Bangunharjo Sewon Yogyakarta
Silahkan menghubungi kami di nomor  

Indosat        : 0856 0214 222, 0857 4797 0637
Telkomsel    : 085 2273 57992
Catatan
Sebelum datang mohon reservasi dulu, Kalau butuh ancer-ancer menyusul kami beritahukan via sms atau telepon.

Selasa, 29 Mei 2012

Solusi Bekam untuk nyeri pinggang urat gejepit

TERAPI “GAMPANG” ATASI NYERI PINGGANG


Ibu saya 51 tahun mengalami nyeri tulang dari pinggang sampe kaki kadang sampe sulit berjalan semenjak 6 tahun yang lalu. Kata dokter saraf tulang belakangnya terjepit ada yang bilang osteoporosis. Jika minum obat (kimiawi) nyeri berkurang jika tidak , kambuh lagi. Saat ini baru mencoba minum jinten hitam. Mhn sarannya, terapi apa yang cocok? Syukron.

(Na2, Yogyakarta)

Dijawab oleh dr.Abu Hana El-Firdan :

Nyeri tulang pinggang atau punggung bawah merupakan kasus penyakit yang banyak dijumpai dalam praktek sehari-hari dan sering diderita oleh pria maupun wanita yang berusia diatas 45 tahun. Kelainan tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal seperti pengapuran, pengeroposan (osteoporosis), fraktur (patah atau retak tulang), HNP,  infeksi pada tulang belakang dan lain-lain. Penyebab lain adalah gangguan pada sekitar tulang, diantaranya otot-otot, ligamen pembuluh darah, saraf sekitarnya dan dapat juga merupakan manifestasi dari penyebaran sel-sel tumor ke arah atau ke daerah tersebut.

Osteoporosis terjadi karena proses degeneratif  dimana sel-sel  dan jaringan tubuh mengalami kemunduran akibat dimakan usia. Penyebab lain yang paling sering adalah HNP (Hernia Nucleus Pulposus) atau yang sering disebut oleh orang awam sebagai “saraf kejepit”. Pada kenyataannya tidaklah mudah menegakkan HNP secara tepat, karena sering gejala-gejala yang khas pada sindroma HNP tidak dijumpai.  Sebaliknya, keadaan yang mirip HNP, malah disebabkan oleh hal lain. Oleh sebab itu perlulah suatu anamnesa yang terarah dan lengkap. Pemeriksaan umum dan tambahan, antara lain photo rontgent, myolografi (EMG) dan mungkin juga diperlukan suatu pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Bila saraf yang terjepit antara saraf tulang belakang setinggi lumbal ke tiga dan ke empat, maka rasa sakitnya menjalar hingga ke bagian pangkal paha. Selanjutnya bila saraf terjepit antara lumbal ke empat dan ke lima, maka rasa sakitnya dari pangkal paha menjalar hingga ke bagian atas betis bawah lipatan lutut. Kemudian bila saraf itu terjepit antara lumbal ke lima dan sacrum yang pertama, maka rasa sakitnya menjalar dari pangkal paha hingga ke bagian kaki.

Jika penyebabnya sudah pasti adalah HNP, maka secara medis biasanya dokter akan menyarankan operasi dan memberi obat penghilang rasa sakit. Adapun jika disebabkan karena osteoporosis biasanya akan diberikan suplemen kalsium dan fisioterapi.

Saran kami untuk mengatasi keluhan sakit tersebut  adalah dengan terapi Hijamah (Bekam) yang berdasarkan pengalaman kami sangat cocok dan signifikan untuk mengurangi keluhan sakit pada kasus nyeri pinggang dan kaki. Pada saat hijamah, selain mengeluarkan darah kotor yang mengganggu aktifitas otot sehingga menyebabkan otot kaku juga sekaligus melemaskan (efek relaksasi) sehingga setelah dihijamah pasien akan langsung merasakan khasiatnya. Keluhan sakit akan berkurang dan lebih “enteng” ketika beraktifitas. Lakukan hijamah (bekam) rutin setiap 1-2 minggu sekali selama 2 bulan, InsyaAllah akan banyak perubahan. Saran lain dari kami:

Lakukan kompres hangat/panas pada bagian pinggang atau lakukan fisoterapi dengan giok Nugabest.

   1. Istirahat di tempat tidur dengan posisi tidur terlentang, letakkan kedua tangan  pada perut, tekukan lutut, angkat kedua kaki dan letakkan di atas kursi atau    benda lain hingga memberikan rasa nyaman pada pinggang. Lakukan latihan peregangan untuk daerah pinggang secara hati-hati.
   2. Selama masih sakit tidak boleh tidur di atas kasur empuk.

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat. Thohuurun InsyaAllah.

Sumber: Majalah Asy-Syifa edisi 2.
Disadur dari http://kaahil.wordpress.com

Sabtu, 21 April 2012

Beberapa manfaat air kelapa untuk kesehatan.

Selain menjadi sarana pelepas dahaga yang nikmat dan lezat kelapa muda dan airnya juga berkhasiat sebagai obat herbal bagi berbagai penyakit. Berikut ini bebarapa manfaat air kelapa muda :

Keracunan
Air kelapa sangat efektif untuk penawar racun. Pengalaman penulis sendiri, saat itu kami makan kripik gadung, mungkin karena pengolahannya kurang sempurna sehingga masih mengandung racun yang membikin perut mual, kepala pusing dan jantung berdebar keras. Beberapa  waktu kemudian alhamdulillah bisa muntah cukup banyak, gadung remuk dan isi perut lainnya ikut keluar. Agak lega rasanya, tapi pusingnya bukan berkuran malah tambah berat. Mungkin racunnya sebagian sudah tercerna dan mempengaruhi tubuh.
Kemudian ada istri tercinta menyarankan untuk minum air kelapa muda saja. Kemudian dibelikan dan kuminum hasilnya alhamdulillah, pusing berngsur berkurang dan saya bisa tertidur. Kira-kira setengah jam kemudian aku terbangun rasa pusing sudah berkurang banyak, sisa air kelapa kuminum lagi dan Alhamdulillah akhirnya pusingku hilang.

Menurut Peter Gabriel, air kelapa juga bisa dugunakan sebagai herbal untuk mengatasi penyakit stroke dan rematik.

Ahli Gizi, Prof Razak Thaha, menyatakan bahwa air degan kelapa muda lebih bernilai herbal dari pada air kelapa tua dikarenakan nilai gizi air kelapa tua telah diubah menjadi daging kelapa (degan) sehingga kandungan gizinya menurun.

Beliau juga menjelaskan bahwa air kelapa muda juga baik dikonsumsi wanita yang sedang mengandung. Rutin minum air kelapa muda, terutama pada tiga semester ketiga kehamilan bisa menyebabkan air ketuban menjadi bersih dan berpengaruh bayi yang dilahirkan juga menjadi bersih kulitnya, lebat rambutnya, dan bening matanya.